bukit sipandu

bukit yg terletek di sebelah desa pawuhan.memiliki keindahan tersendiri..di samping bukit ada sebuah pemandangan kota batang dan laut pekalongan ..juga bisa menikmati indahnya sunset dan sunrise…tampa bayar mahal untuk naik kepuncaknya anda di tarik 10 000 -25000 rupiah untuk menjelajahinya….tp jangan lupa bawa selimut jika akan kamp di atas karna udaranya begitu dingin…..ketika menjelang malam bila cuaca bersahabat …keindahan bintang dan panorama lainya sungguh menabjubkan …sangat cocok apa bila punya pasangan untuk saling menikmati keindahanya…..

wisata dieng yg takterungkap

 di kawasan wisata dieng banyak peninggalan sejarah yg masih belum terungkap dan terjamah oleh wisatawan ,seperti gua angin dan batu tumpang ,di area tersebut memang sulit di jangkau dengan kendaraan karna jalanya yang dilalui jalan setapak,tapi ketika sudah sampai di area tersebut anda akan tidak percaya akan sebuah gua yg ketika didekati akan diterpa angin dari dalam gua yg tak jelas asal mulanya…di sisi gua ada sebuah batu yg begitu tinggi dan besar tapi yg menopang batu tersebut batu yg sangat kecil dan kalo diamati sangat mustahil dan seakan tidak percaya kenapa tidah roboh …disitu juaga ada pemandangan yg begitu luar biasa indah sekitaranya dengan pemandangan sunset dan panorama awan menylimuti gunung.ada juga anak kawah yg banyak di sebagian lereng bukit pandu dewa yg konon kawah ini jadi bagian jalur antara kawah sikidang dan candra dimuka hingga tembus ke kawah sileri yg sampai saat ini masih dalam kata waspada…disisi lain wisata candi ada juga tempat dimana awal mula batu candi tersebut berasal…ya itu ditepi pandu dewa.disitu dulu ada sebuah pemukiman namun kini terbengkalai karna sudah tidak di huni…sekitar tan 70 an terjadi lesakan dahsyat hingga batu batu yg amat besar menghujani desa tersebut yg bernama pagar kandang …ada beberapa orang yg ahirnya pindah di tepi desa  seperti simpangan dan pawuhan ……sekian dulu cerita sejarah dan wisata yg ada akan saya kembali upas di lain kesempatan

batu petapa

tepatnya pada tahun 1995…ada seorang petani h mulyono dedang mencangkul sawah tepatnya di samping dusun pawuhan banjarnegara…tak  sengaja cangkulanya mengenai sebuah benda keras,dikira batubiasa?..tapi karna rasa penasaranya ,ahirnya ia pulang dan.memanggil beberapa pekerjanya untung menggali benda tersebut,alhasil ketika digali lebih dalam dan diraba ternyata batu tersebut terdapati seperti ada goresan ukiran ..ahirnya dengan beberapa tenagakerjanya menarik batu tersebut keatas yg beratnya diperkirakan lebih dari 500kg dalam keadaan penuh lumpur ….?setelah di basuh batu tersebut seperti sebuah batu yg sama persis fisik batunya seperti batu candi..tidak hanya itu setelah batu itu bersihkan dan coba mengangat batu anakanya  seperti dada sebuah percikan aura tidak tau apa penyebabnya…???setelah tau batu tersebut memang ada sejarah dengan yg ada di sekitar wisata dieng ,ahirnya dibawa pulang kerumah dan di abadikan didepan rumah untuk hiasan …padahal sebagai pengamat sejarah saya pernah menemui sebuah patung yg dulunya terbengkalai dilapangan dieng dan sekarang sudah di musiumkan…ada sedikit kecocokan ,batu tersebut adalah satu ikatan yg harusnya disatukan …tapi semua hanya kembali kepada tuhan yg maha tau dan kebenaranya

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai